BISNIS

Bisnis bisa juga berarti berwirausaha. artinya menciptakan ide-ide baru dan kreatif untuk mencoba mencari peruntungan didalam dunia bisnis. Seperti kita ketahui banyak bisnis-bisnis terbuka disekitar kita. entah itu bisnis secara kecil-kecilan,besar-besaran,perorangan atau bahkan kelompok/persekutuan sekali pun. contohnya saja penjual nasi goreng dipinggir jalan, penjual pisang goreng, warteg, warung nasi padang, restaurant, cafe, counter pulsa dan lain-lain. itu adalah salah satu bentuk dari bisnis disekitar kita. orang-orang berbondong-bondong berbisinis untuk mencari peluang yang ada dengan harapan mereka bisa merauk keuntungan yang besar ketika mereka membuka bisnis baru. Dalam berbisnis ada pula tantangan dan hambatan ketika kita memulai bisnis/usaha baru. Tidak hanya itu didalam dunia bisnis juga diperlukan berani mengambil resiko. yang artinya kita harus berani dalam segala hal yang mencakup perkembangan dan kemajuan bisnis itu sendiri. kita sebagai pemilik juga harus berani mengambil keputusan yang tepat dan tidak merugikan bisnis yang kita jalankan. Oleh karena itu pandai-pandailah kita memanfaatkan peluang yang ada dan menjadikan peluang itu sebagai titik awal mencapai puncak keberhasilan.

Akan tetapi bisnis itu tidak akan terjadi bila tidak didukung oleh faktur-faktor penting bisnis itu sendiri. salah satunya adalah modal. apakah bisnis itu bisa berjalan bila tidak ada modal??tentu jawabannya tidak. karena dalam membangun sebuah bisnis baru dibutuhkan modal yang mendukung. Modal disini tidak hanya berkaitan dengan uang melainkan sebuah langkah yang dapat mengantarkan kita kebisnis itu. bisa berupa apapun yang dikatakan “modal”.

Lihat saja siaran berita-berita ditelevisi. seorang bussinessman yang berhasil,awalnya hanya segelincir orang yang ingin merubah nasib menjadi awal dari sebuah keberuntungan. awalnya para bussinessman itu hanya sekedar mencoba-coba saja dan kini bisnis mereka itu berkembang kemudian dan mereka memiliki cabang dimana-dimana. namun dalam berbisnis tujuan harus “Pasti”.

Oleh karena itu dalam membuka lahan bisnis kita harus cermat-secermat mungkin bisnis apa yang sesuai dengan pribadi dan bidang keahilan kita sendiri. Jangan sampai salah melangkah nantinya. Sebagai contoh,penjual sate. Saat kita mencoba mengambil profesi dibidang itu,pertama-tama pastinya kita harus membuat perincian sedetail mungkin berapa modal yang dibutuhkan. terkait dari gerobak hingga menyewa tempatnya. Bahan-bahan bakunya pun seperti daging ayam dan kambing juga perlu diperhitungkan. Cukup tidak cukup modal itu semuanya harus diperhitungkan masak-masak. Tidak hanya penjual sate namun membuka bisnis-bisnis lain pun harus diperhitungkan. Didalam bisnis/usaha kita harus bisa menarik pelanggan. seperti halnya sate tadi. kita harus bisa menarik simpati pelanggan sebanyak-banyaknya agar merasakan cita rasa yang berbeda dari sate-sate lain. memberikan keunggulan dari produk yang kita miliki dan memberikan pelayanan yang baik (good service) dan memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan itu. Tidak lupa juga kita harus menjadikan pelanggan-pelanggan itu percaya sepenuhnya dengan produk yang kita jual dan pasarkan. membuat pelanggan-pelanggan itu menjadi salah satu dari deretan nama-nama pelanggan tetap kita. karena sangat berarti dan berpengaruh besar satu kepercayaan saja dari seorang pelanggan. bahkan sekali saja kita membuat pelanggan kecewa akan sulit nantinya mengembalikan kembali kepercayaan pelanggan itu. Maka mencegah itu lebih baik dari pada tidak mencegah sekali pun.

Dan lambat laun bisnis kita itu pun akan berkembang dan maju. untuk itu perlu siasat dan strategi agar kenaikan keuntungan tiap bulan atau bahkan tahun selalu menaik dan tidak menurun drastis. untuk itu diperlukan tingkat pemasaran yang cukup luas. tidak hanya memasarkan produk yang kita jual disatu tempat,namun menawarkan kualitas dari produk itu ketempat-tempat lain. bisa melalui brosur yang kita bagi-bagikan. bisa juga melalui siaran televisi. melalui iklan untuk mengiklankan produk yang kita jual disertai informasi tempat dan nomor yang bisa dihubungi.

Namun semua itu memang dibutuhkan dana operasional. akan tetapi untuk kelangsungan bisnis yang kita jalankan,tak perlu ragu untuk mengambil langkah seperti. itulah gunanya bagi para pembisnis yakni berani mengambil resiko didepan mata. tapi tetap saja jangan disepelekan setiap langkah pengambilan keputusan itu dan jangan sampai akhirnya akan merugikan bisnis kita sendiri. untung dan rugi dalam berbisnis itu sudah biasa. Kalau tidak untung pasti rugi. begitu pula sebaliknya. namun sebaiknya jangan sampai bisnis kita itu mengalami pinalti dan akhirnya usaha kita gulung tikar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s